Info SehatQ Tentang Penyakit yang Kerap Menyerang di Musim Hujan

  • Whatsapp
Info-SehatQ-Tentang-Penyakit-yang-Kerap-Menyerang-di-Musim-Hujan
Foto dari Canva Pro

Memasuki akhir tahun, Indonesia identik dengan musim hujan yang dari segi skalanya tergolong besar, hingga menyebabkan banjir dan longsor di beberapa daerah. Menurut SehatQ.com, terdapat pula beberapa jenis penyakit yang seolah ‘langganan’ sering menyerang masyarakat. Faktor terbesar ialah menurunnya daya tahan tubuh akibat perubahan suhu udara. Selain itu, ada beberapa virus yang mudah berkembang di saat musim hujan tiba.

Penyakit yang Sering Menyerang Saat Musim Hujan

Walau penyakit-penyakit ini bisa juga menyerang saat cuaca panas, tetapi ketika musim hujan tiba akan lebih mudah menyerang tubuh kita, yaitu:

1. Flu dan Batuk

Penyakit yang disebabkan virus influenza satu ini paling mudah menyerang tubuh kita karena cuaca di Indonesia membuat virus tersebut lebih mudah berkembang. Selain itu kepadatan penduduk pun menjadi salah satu alasannya. Penyakit flu atau pun batuk sering sekali dikaitkan satu sama lain, karena sering sekali muncul bersamaan.

Virus influenza sendiri terdiri dari tiga tip. Virus ini mengganggu sistem pernapasan. Cara pencegahan paling mudah dengan menjaga daya tahan tubuh.

2. Diare

Selanjutnya adalah penyakit diare. Penyakit mudah menyerang ketika musim hujan karena tubuh yang merasakan kedinginan, ditambah dari segi asupan kurang sehat. Penyebab diare sangat beragam, dari mulai menurunnya kondisi fisik, mengonsumsi asupan pemicu, hingga kondisi tertentu seperti pencernaan yang mengalami infeksi.

Tingkat keparahannya juga beragam, hingga bisa menyebabkan kondisi kritis yang menghilangkan nyawa. Maka dari itu jangan anggap remeh ketika Anda atau orang terdekat mengalami gejala diare.

3. DBD

Perkembangan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus di musim penghujan atau pun saat peralihan musim cukup pesat, sehingga dapat menyerang siapa pun. Apalagi hujan menciptakan banyak genangan air yang menjadi tempat mereka tumbuh.

Menurut dokter SehatQ, gejala ringan penyakit ini diantaranya demam, sakit kepala, tubuh terasa nyeri, muntah dan mual, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit. Seseorang yang terkena DBD wajib mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

4. Tipes

Selain DBD, penyakit langganan musim hujan ialah tipes. Tipes atau demam tifoid merupakan menurunnya daya tahan tubuh akibat serangan bakteri salmonella typhi. Bakteri ini bisa menyerang kita akibat kurangnya memperhatikan kebersihan. Gejala penyakit satu ini hampir sama dengan DBD.

Biasanya penularan tipes lewat makanan yang telah terkena bakteri salmonella, atau tidak sengaja menggunakan peralatan makan yang kurang bersih dan ditempeli bakteri tersebut. Coba lebih menjaga kebersihan, mengurangi makan di tempat umum, serta menjaga daya tahan tubuh dengan rutin istirahat yang cukup menjadi langkah pencegahan paling tepat.

5. Malaria

Malaria merupakan penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk anopheles yang menimbulkan infeksi parasit plasmodium. Penyakit ini menjadi satu penyebab kematian terbesar di Indonesia khususnya di daerah-daerah yang belum banyak memperhatikan kebersihan. Ditambah penyakit malaria mampu menimbulkan komplikasi.

6. Leptospirosis

Terakhir ialah penyakit leptopspirosis. Penyakit ini berupa infeksi akibat bakteri leptospira interrogans. Nama lain dari leptospirosis adalah ‘penyakit kencing tikus’. Walau bagi sebagian orang terdengar asing, sebenarnya lestospirosis menjadi penyakit langganan di kala musim hujan di Indonesia. Gejalanya berupa nyeri otot dan sendi, diare, sakit kepala, demam dan meriang, ruam pada kulit, serta sakit tenggorokan.

Temukan lebih banyak info penyakit dan artikel kesehatan lainnya di SehatQ yang juga memiliki forum diskusi, serta chat bersama para dokter. Anda bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit, ataupun klinik kesehatan terdekat secara lebih mudah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *